The Art in Riky™

Pieces of our life

Penurunan Daya Ingat

Tak seorang pun dari kita yang ingin menjadi pikun, kehilangan sebagian memori, mendadak lupa menaruh sesuatu atau bahkan lupa orang-orang disekeliling kita. Namun ada saatnya kondisi seperti itu akan kita alami jua. Pada usia lanjut, kepikunan menjadi sesuatu yang dianggap normal. Namun kepikunan tersebut sebenarnya bisa “dikurangi” dengan berbagai cara baik obat-obatan maupun latihan-latihan khusus yg meransang otak untuk tetap bekerja.
Di keluarga ayah ada dua orang yg mengalami kepikunan pada masa tuanya. Pertama Kakek ayah Alm. (Ayah dari papanya ayah), Kakek ayah mengalami kemerosotan kemampuan mengingat dengan drastis saat memasuki masa pensiunnya. Dimasa dinasnya kakek ayah adalah seorang kepala biro pada kantor gubernur yang sangat banyak aktivitasnya. Disamping itu beliau juga menjadi pengajar pada diklat-diklat yang diadakan Pemda. Namun begitu memasuki masa pensiun beliau langsung pindah ke kampung dengan tujuan menikmati masa pensiun dan tidak pernah lagi beraktivitas seperti saat dinas dulu. Banyak permintaan kepada beliau untuk menjadi pengajar di Diklat Pemda tapi beliau tidak menerimanya. Mungkin kakek ayah waktu itu pengen tenang tanpa dipusingkan lagi oleh urusan-urasan kantor….”pengen menikmati hari tua” begitu katanya. Namun hal ini tanpa disadari telah membuat berkurangnya kemampuan berpikir otak. Otak yang biasanya dipakai secara optimal dengan tiba-tiba “istirahat”. Akibatnya ingatan kakek ayah menurun drastic. Mulai dari lupa ini hari apa sampai saat sebelum beliau wafat beliu tidak ingat lagi wajah anak-anak dan cucu-cucunya. Hanya Nenek saja yg masih beliau ingat.
Read more »

November 20, 2007 Posted by | kesehatan | Leave a Comment

   

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.